Tetap Belanja Tetap Peduli Lingkungan

Rukun Warga Jitu 22 Februari 2016 04:15:59 WIB

 

Belanja, konsumtif merupakan sifat dasar manusia. Pasar, supermarket, mini market, mall dan online shop adalah bagian dari penggerak perekonomian masyarakat. Selain banyak hal positif dari kegiatan tersebut ada hal-hal yang sering kita lupakan. Hampir semua bentuk kegiatan jual beli saat ini pasti menimbulkan sampah, khususnya sampah plastik. Setiap kali kita berbelanja kantong plastik adalah cara praktis, mudah dan murah untuk digunakan sebagai pengganti tas belanja.

Tanpa kita sadari cara praktis, mudah dan murah tersebut dapat menjadi sesuatu yang mahal dan mengakibatkan bencana jika kita tidak bijak dalam menyikapi. Kantong plastik merupakan bahan kimia yang susah diurai jika kita buang dalam tanah. Sampah plastik tidak mudah hancur dalam air walaupun sudah puluhan tahun.

Dalam waktu dekat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya akan mengevaluasi penggunaan kantong sampah dalam masyarakat. Rencana evaluasi minimal tiga bulan. Saat ini, antusiasnya (masyarakat) cukup banyak," kata Siti Nurbaya di sela acara Hari Peduli Sampah Nasional 2016 di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/2/2016). Dalam waktu dekat, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu akan menjadikan aturan kantong plastik berbayar sebagai peraturan menteri.

Jadi kedepan saat kita belanja kantong plastik yang digunakan sebagai tas akan berbayar. Di beberapa mini market aturan ini sudah mulai dijalankan. Harga kantong plastik mulai dari Rp. 200 sampai Rp. 500.

Menyikapi hal tersebut banyak masyarakat menyambut positif dan negatif. Banyak hal yang dapat kita lakukan juga untuk menyikapi hal tersebut antara lain pada waktu kita akan belanja kita dapat membawa tas dari rumah, seperti kebiasaaan jaman dulu, membawa tas belanja yang tidak sekali pakai seperti tas dari pandan, bambu, rotan atau bahan-bahan yang ramah lingkungan. Cara yang kedua kita dapat memakai kantong plastik bekas dari belanja sebelumnya.

Pemerintah berupaya dapat mengurangi penggunaan kantong plastik, sehingga pencemaran lingkungan dapat berkurang pula. Kita sebagai masyarakat dapat menyikapi secara positif tujuan tersebut.

Komentar atas Tetap Belanja Tetap Peduli Lingkungan

Agung BP 22 April 2016 23:01:10 WIB
kantong plastik atau kresek atau sangkek merupakan limbah yang sangat banyak, dahulu di era tahun 80-an toko-toko kecil dan klontong tidak menggunakan kantong olatik untuk mengemas belanjaan, mereka menggunakan kertas koran dan semen yang dibentuk kantong persegi 4 atau contong yang berbenrtuk kerucut. baru diawal tahun 90-an kantong plastik banyak digunakan oleh masyarakat kita, dan ini merupakan masalah tersendiri kala kantong plastik sudah dimafumkan sebagai alat bungkus dan itu menjadi bagian dari pelayanann, kita akan protes jika tidak disediakan kantong plastik, dan ini kian diperparah dengan sikap masyarakat yg menggunakan kantong plastik ini dengan tidak bijak. ayo mulai sekarang bijaklah dalam berkantong plastik, lakukan 3R pada kantong plastik. tetap semangat dan peduli lingkungan....

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Link Penting

Follow on Twitter